Melindungi Kediaman dan Harta Benda

Libur panjang akhir tahun kemarin saya bertandang ke Jogja bersama seluruh anggota keluarga. Praktis, rumah kami pun kosong melompong tanpa ada yang menempati. Sebab dua pembantu rumah tangga yang bekerja pada kami ikut saya ajak berwisata juga.

Begitu pulang dan tiba di rumah beberapa hari kemudian, bisa dibilang saya bereaksi layaknya ikan mas yang megap-megap kehabisan oksigen. Bagaimana tidak? Pagi itu halaman rumah saya dipenuhi tetangga yang berjejalan. Entah apa yang mereka tonton. Selain para tetangga, saya juga melihat Pak Lurah, Pak RT dan Pak RW yang masing-masing berdiri di dekat beberapa orang petugas kepolisian. Begitu saya turun dari mobil orang-orang langsung menoleh, disusul dengan suara Pak Lurah yang memanggil dan memberitahu saya bahwa tiga orang buronan baru saja ditemukan pingsan di dalam rumah saya subuh sebelumnya. Besar kemungkinan, mereka tiba-tiba lumpuh atau tidak sadarkan diri ketika berusaha menjarah isi kediaman saya tersebut.

Sungguh, saya tidak tahu bacaan apa yang harus saya ucapkan terlebih dahulu. Astaghfirullah, Masyaallah atau Alhamdulillah? Pasalnya jelas bukan kabar baik ketika tiga orang buronan polisi ditemukan di dalam rumah kita. Tapi di lain pihak saya juga takjub melihat ketiganya yang mendadak ditemukan pingsan tanpa sebab sebelum sempat membawa lari barang apapun juga. Herankah saya? Tidak juga. Sebab sudah sebulan ini saya memiliki Mustika Merah Delima yang memang tersohor karena manfaat keselamatannya. Karena itu wajar saja jika ketiga penjahat tadi tiba-tiba tidak berkutik sewaktu berusaha melancarkan niat jahatnya. Benar-benar suatu keberuntungan yang luar biasa. Terima kasih banyak, tim Mustika Merah Delima!

Sutrisno – Jakarta Barat