Pengeroyokan Pelajar

Entah salah siapa kejadian buruk yang menimpa saya bulan lalu. Salah istri saya yang selera berpakaiannya patut dipertanyakan, salah saya yang kebetulan keliru mengambil jalan, atau justru salah para pelajar jaman sekarang yang begitu gandrung pada kekerasan?

Kejadian buruk yang saya maksud ini adalah kejadian dimana saya terjebak di tengah-tengah tawuran pelajar ketika tengah melintas sepulang kerja. Berbeda dengan para pengendara motor lain yang selamat dari amukan puluhan siswa, saya digeret seketika karena sore itu kebetulan mengenakan celana denim abu-abu dan kemeja putih yang sekilas memang sangat mirip dengan seragam SMA. Niat hati menyenangkan istri dengan memakai baju yang dibelikannya ternyata malah membuat saya dipukuli beramai-ramai oleh anak-anak sekolah yang gelap mata.

Sempat menjadi bulan-bulanan selama beberapa lama, petugas kepolisian yang dibantu warga sekitar akhirnya berhasil menyelamatkan saya sebelum maghrib tiba. Buru-buru mereka membopong dan mengantarkan saya ke rumah sakit terdekat, padahal saya tidak merasakan keluhan apapun meski baru saja diberondong pukulan dan disabet dengan ikat pinggang. Dokter yang menangani saya di ruang gawat darurat pun melongo, katanya korban amukan massa tapi kenapa tidak menderita satupun luka? Saya hanya bisa meringis, tidak tahu saja mereka bahwa saya adalah seorang pemilik Mustika Merah Delima, sarana spiritual yang manjur mendatangkan keselamatan dan perlindungan. Syukur Alhamdulillah…

Untung Abdi W. – Pasuruan